Morowali, Bongkarsulteng.my.id – Royman Maharaja Hamid, wartawan lokal ditangkap secara paksa oleh aparat kepolisian di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, Minggu (04/1/2026).
Peristiwa ini viral di media sosial setelah video penangkapan beredar luas dan menuai kecaman publik.
Dalam rekaman video yang diposting salah satu pengguna media sosial, terlihat aparat kepolisian bersenjata lengkap, bahkan diduga sempat mengeluarkan senjata api dan melepaskan tembakan peringatan ke udara.
Penangkapan dilakukan secara keras seperti menangkap pelaku teroris padahal wartawan yang di tangkap tidak melakukan perlawanan.
Insiden ini terjadi setelah penangkapan aktivis lingkungan, yang memicu ketegangan antara warga dan aparat.
Sejumlah kelompok masyarakat sipil menilai tindakan tersebut sebagai intimidasi dan ancaman serius terhadap kebebasan pers, serta mendesak agar wartawan yang di tangkap segera dibebaskan.
Hingga berita ini diterbitkan, belum di ketahui pasti apa latar belakang penangkapan tersebut, apakah ada kaitannya dengan pemberitaan ataukah menyangkut masalah pribadi.
Dilansir dari media online Kailipost.com, Polres Morowali yang dihubungi wartawan belum memberikan keterangan resmi, sementara gelombang kecaman dan solidaritas untuk wartawan terus menguat.

إرسال تعليق