Suami Di Tuduh Lakukan Pungli, Kades Torire Angkat Bicara

                            Ft/Doc : Int
Poso, Bongkarsulteng.my.id - 
Merasa dipojokkan oleh isu yang menyebut suaminya terlibat pungutan liar (pungli) terhadap warga transmigrasi yang direlokasi di desanya, Kepala Desa Torire, Kecamatan Lore Tengah, Herda Raena Pantoli, akhirnya angkat bicara.

Menurut Herda, isu tersebut tidak benar dan sengaja dibesar-besarkan hingga viral di media sosial.
"Isu itu tidak benar. Yang sebenarnya terjadi, suami saya (Markus Sosang) menjual tanah kebunnya kepada Pak Edi Purnomo seharga Rp25 juta. Kebetulan Pak Edi merupakan warga transmigrasi yang ditempatkan di sini," jelas Herda yang dikonfirmasi media ini, Selasa (19/05/26).
Herda juga mengaku pihaknya telah beberapa kali memberikan penjelasan kepada pihak yang mempertanyakan transaksi jual beli tanah tersebut. Namun, menurutnya, penjelasan yang telah diberikan tidak dihiraukan sehingga muncul narasi yang dianggap merugikan dirinya dan keluarga.
"Masalah ini sudah pernah saya jelaskan, tetapi tidak digubris. Malah kemudian diviralkan dan diframing seolah-olah suami saya melakukan korupsi, terlibat pungli, dan berbagai tuduhan lain yang sebenarnya tidak kami lakukan," tukasnya seraya menunjukan bukti surat jual beli dan kwitansi antara suaminya dan Edi Purnomo sebagai pembeli.

Terkait adanya kalimat administrasi dalam kwitansi jual beli yang menimbulkan multitafsir menurut Herda bukan di sengaja. Administrasi yang dimaksud tidak ada hubungannya dengan transmigrasi tapi murni sebagai bukti transaksi jual beli tanah dari suaminya ke Edi Purnomo sebagai pembeli.
"Kata administrasi dalam kwitansi tidak ada hubungannya dengan transmigrasi itu murni sebagai bukti transaksi jual menjual tanah antara suami saya dengan pembeli," ujarnya seraya meminta maaf jika kemudian kata administrasi dijadikan masalah dan diframing menjadi isu pungli yang dilakukan suaminya.

Post a Comment

To be published, comments must be reviewed by the administrator *

أحدث أقدم
Post ADS 1
Post ADS 1