POSO, Bongkarsulteng.my.id — Kebakaran yang terjadi di Desa Pasir Putih, Kecamatan Pamona Selatan, Kabupaten Poso, sejak Sabtu malam (12/9), hingga Minggu (13/9) masih terus merembet dan belum berhasil dikendalikan.
Kondisi cuaca yang panas disertai tiupan angin membuat kobaran api semakin cepat meluas. Warga pun berjibaku memadamkan api dengan peralatan seadanya untuk mencegah kebakaran merembet ke bangunan dan permukiman di sekitarnya.
Bayu Lakaoni, salah seorang warga Desa Pasir Putih, mengatakan kobaran api hingga kini sulit dipadamkan. Menurutnya, angin dan kondisi cuaca yang panas membuat api semakin sulit dikendalikan.
"Api seperti tidak bisa dipadamkan. Angin terus bertiup dan cuaca sangat panas, sehingga api semakin cepat merembet. Sekarang SMA yang berada tepat di depan tempat tinggal saya sudah terbakar. Kami khawatir api terus menjalar ke sekolah lainnya dan rumah-rumah warga di sekitar sini,” kata Bayu.
Bayu berharap penanganan kebakaran dapat segera ditingkatkan karena warga mulai kesulitan mengendalikan kobaran api yang terus bergerak.
Sementara itu, informasi yang diterima media ini menyebutkan dua unit kendaraan pemadam yang dikirim dari Poso belum berhasil memadamkan kobaran api.
Dalam kondisi tersebut, warga terpaksa menggunakan kendaraan dan tandon air pribadi untuk membantu menghentikan laju api agar tidak semakin mendekati permukiman.
Situasi ini membuat warga Desa Pasir Putih masih berada dalam kondisi waspada. Mereka berharap bantuan pemadaman tambahan segera tiba, mengingat kobaran api terus bergerak dan berpotensi mengancam fasilitas pendidikan serta rumah-rumah warga.

Posting Komentar