POSO,BONGKARSULTENG.MY.ID – Pemerintah Kabupaten Poso kembali mencatatkan langkah penting di sektor pelayanan kesehatan. Bupati Poso, dr. Verna G.M. Inkiriwang, secara resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) pembangunan RSUD Poso yang baru bersama Kementerian Pekerjaan Umum, Rabu (28/1/2026).
Penandatanganan berlangsung di Gedung Torulemba, Poso, dan dilakukan langsung oleh Bupati Verna bersama Direktur Infrastruktur Dukungan Perekonomian, Peribadatan, Kesehatan, Olahraga, dan Sosial Budaya Ditjen Prasarana Strategis Kementerian PU, Ir. Tanozisochi Lase, M.Sc.
Dalam kerja sama tersebut disepakati pembangunan Bangunan 2 dan Bangunan 3 RSUD Poso Baru yang akan difungsikan sebagai ruang perawatan.
Proyek strategis ini menelan anggaran sekitar Rp199 miliar dan sepenuhnya dibiayai Pemerintah Pusat melalui APBN, dengan masa pelaksanaan tahun 2026 hingga 2027.
Bupati Verna menyampaikan bahwa realisasi pembangunan RSUD baru merupakan hasil dari proses panjang dan konsistensi Pemkab Poso dalam melakukan koordinasi intensif dengan pemerintah pusat sepanjang tahun 2025.
“Ini bukan proses instan. Kami terus mengawal, memperjuangkan, dan memastikan pembangunan RSUD baru ini benar-benar terealisasi demi peningkatan layanan kesehatan masyarakat Poso,” tegas Bupati.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Pekerjaan Umum, khususnya Ditjen Prasarana Strategis, atas dukungan nyata terhadap pembangunan infrastruktur kesehatan di daerah.
Sementara Ir. Tanozisochi Lase menilai komitmen dan ketekunan Pemerintah Kabupaten Poso menjadi faktor kunci terwujudnya proyek tersebut. Menurutnya, sinergi pusat dan daerah sangat menentukan keberhasilan pembangunan infrastruktur strategis yang berdampak langsung bagi masyarakat.
“RSUD Poso Baru diharapkan menjadi fasilitas kesehatan yang modern, representatif, dan berstandar nasional,” ujarnya.

إرسال تعليق