Kapolsek dan Camat Lore Utara Datangi Situs Megalitikum Dongi-Dongi, Amankan dan Pasang Baliho Himbauan

Poso,Bongkarsulteng.my.id - Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Lore Utara Iptu Jefri Hendrik Tania, Amd Kep, SKM, MH beserta Camat Lore Utara mendatangi lokasi penemuan batu megalitikum di Desa Persiapan Dongi-Dongi, Kecamatan Lore Utara, Kabupaten Poso,  hari Jumat (7/3/2026).

 Tujuan kunjungan adalah untuk langsung memantau kondisi situs yang berada di kawasan Taman Nasional Lore Lindu dan mengambil langkah-langkah perlindungan.
 
Situs megalitikum ini pertama kali ditemukan warga pada Rabu (4/3/2026) di area yang sempat menjadi lokasi aktivitas pertambangan ilegal. Batu berukuran besar tersebut memiliki pahatan menyerupai wajah manusia, mirip dengan batu kalamba yang banyak ditemukan di Lembah Napu, dan diperkirakan berusia sekitar 1.000 tahun. Selain itu, kawasan ini juga masuk dalam daftar tentatif UNESCO untuk Warisan Budaya Megalitik Lore Lindu.
 
Dalam kesempatan tersebut, Iptu Jefri Hendrik Tania menyampaikan pernyataan terkait perlindungan situs.

"Situs megalitikum ini merupakan warisan budaya yang sangat berharga bagi bangsa Indonesia, khususnya masyarakat Sulawesi Tengah. Kami telah mengambil langkah untuk mengamankan lokasi agar tidak terjadi kerusakan lebih lanjut, baik akibat aktivitas manusia maupun faktor alam. Selain itu, kami juga bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk melakukan pemetaan dan pendataan lebih lanjut terkait temuan ini." Jelasnya.
 
Selain mengamankan situs, pihak berwenang juga memasang baliho himbauan yang menyatakan larangan melakukan aktivitas yang dapat merusak situs purbakala, serta mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian warisan budaya.
 
Kasi Humas Akp Rianto Hilian menambahkan pernyataan terkait upaya pengelolaan selanjutnya.

 "Kita semua menyadari pentingnya situs ini, namun bagaimana langkah konkret yang akan diambil untuk memastikan kelestariannya dan bahkan mengembangkannya sebagai daya tarik budaya yang bermanfaat bagi masyarakat lokal? Kami akan terus mengkoordinasikan dengan berbagai pihak terkait untuk menjawab hal ini." pungkasnya.
 
 

Post a Comment

To be published, comments must be reviewed by the administrator *

أحدث أقدم
Post ADS 1
Post ADS 1