Disnakertrans Poso : Tidak Ada Proyek Irigasi Fiktif di Desa Torire


Poso, Bongkarsulteng.my.id -Disnakertrans Poso Bantah Dugaan Proyek Irigasi Fiktif Rp550 Juta di Kawasan Transmigrasi Tampolore
POSO – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Poso memberikan hak jawab atas pemberitaan yang dimuat salah satu media online yang memuat tanpa konfirmasi terkait dugaan proyek irigasi fiktif senilai Rp550 juta pada pembangunan Kawasan Transmigrasi Tampolore di Desa Torire, Kecamatan Lore Tengah, Kabupaten Poso.

Dalam surat hak jawab yang ditandatangani Kepala Disnakertrans Kabupaten Poso, Frits Sam Purnama, ditegaskan bahwa informasi yang menyebut adanya proyek irigasi fiktif yang tidak sesuai dengan dokumen perencanaan dan pelaksanaan kegiatan yang terdapat dalam Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Kementerian Transmigrasi Tahun Anggaran 2025.

Menurut Frits pemberitaan tersebut tidak benar, dijelaskannya bahwa pada kode akun 526224 yang tercantum dalam Rekapan Paket Lelang Kegiatan Pembangunan Kawasan Transmigrasi Tahun 2025 memang tertulis "Belanja Jalan, Irigasi dan Jaringan Tugas Pembantuan untuk Diserahkan kepada Pemerintah Daerah". Namun, kegiatan yang dimaksud dalam akun tersebut adalah Rehabilitasi Sarana Air Bersih (SAB) Desa WATUTAU, Kecamatan Lore Peore, Kawasan Transmigrasi Tampolore  bukan pembangunan irigasi di Desa Torire.

"Tidak ada kegiatan pembangunan irigasi sawah di Desa Torire sebagaimana yang diberitakan. Yang ada dalam DIPA adalah rehabilitasi Sarana Air Bersih (SAB) di Desa Watutau," jelas Frits dalam hak jawabnya.

Disnakertrans menilai pemberitaan yang menyebut adanya proyek irigasi fiktif seharusnya terlebih dahulu diklarifikasi secara menyeluruh kepada pihak terkait agar informasi yang disajikan kepada publik lebih akurat, berimbang, dan tidak menimbulkan kesalahpahaman.

Melalui hak jawab tersebut, Disnakertrans Kabupaten Poso juga meminta media yang memberitakan dugaan tersebut untuk memuat klarifikasi secara proporsional sesuai ketentuan Undang-Undang Pers.

"Kami berharap masyarakat tidak terpengaruh oleh informasi yang tidak sesuai fakta dan tetap menunggu penjelasan resmi berdasarkan dokumen serta data yang dapat dipertanggungjawabkan," ujar Frits Sam Purnama.

Polemik mengenai pembangunan Kawasan Transmigrasi Tampolore ini diharapkan dapat diselesaikan secara transparan melalui penyampaian data dan dokumen yang valid sehingga tidak menimbulkan persepsi yang keliru di tengah masyarakat.

Judul alternatif yang lebih kuat:
Disnakertrans Poso Klarifikasi Dugaan Proyek Irigasi Fiktif Rp550 Juta di Tampolore
Hak Jawab Disnakertrans: Tidak Ada Proyek Irigasi Fiktif di Desa Torire
Disnakertrans Poso Tegaskan Anggaran Rp550 Juta untuk SAB Watutau, Bukan Irigasi Torire

Post a Comment

To be published, comments must be reviewed by the administrator *

أحدث أقدم
Post ADS 1
Post ADS 1